Mengolah Anugrah Ilmu


Ilmu adalah sesuatu yang dapat membuat seseorang untuk lebih mengerti akan suatu hal dengan cara melalui pengajaran. Ilmu bisa diperoleh melaui lingkungan sekitar ataupun di dalam lembaga pendidikan seperti sekolah, akademi, universitas, ataupun lembaga bimbingan. Ilmu dibagi menjadi dua, yaitu ilmu akademik dan ilmu non-akademik. Dengan adanya globalisasi sangat diperlukan adanya penguasaan terhadap ilmu karena setiap orang akan berlomba-lomba untuk berebut lapangan pekerjaan yang disediakan oleh suatu instansi atau industri. Menuntut ilmu juga wajib bagi setiap umat islam. Hal ini dibuktikan dengan beberapa hadits dan surat dlam Al Qur’an yang mengatur tentang ilmu. Kualitas hidup seseorang sangat dipegaruhi oleh ilmu yang dimiliki. Semakin tinggi ilmu yang dimiliki maka peluang seseorang untuk meningkatkan kualitas hidup menjadi semakin terbuka lebar.
Islam memgajarkan umatnya untuk mengamalkan ilmu yang kita miliki. Dalam ajaran agama kita, dikenal 3 komponen penting yang harus ada manakala kita beribadah kepada Allah. Ketiga komponen penting tersebut adalah iman, ilmu, dan amal. Ketiga komponen tersebut harus selalu dan senantiasa berjalan beriringan, tidak bisa dipisahkan satu sama lain. Antara satu dengan yang lain tidak bisa berdiri sendiri.
Allah berfirman dalam (An-Nisaa: 66):
وَلَوْ أَنَّهُمْ فَعَلُوا مَا يُوعَظُونَ بِهِ لَكَانَ خَيْرًا لَّهُمْ وَأَشَدَّ تَثْبِيتًا
Dan sesungguhnya kalau mereka MENGAMALKAN pelajaran yang diberikan kepada mereka, tentulah hal yang demikian itu lebih baik bagi mereka dan lebih menguatkan (iman mereka).
Adapun orang yang tidak beramal dengan ilmunya maka ilmu yang didapatkannya sangat cepat hilang. Sebagian ulama salaf mengatakan, “Dahulu kami mencari sarana pendukung dalam rangka menghafalkan hadits dengan cara mengamalkannya.” Maka seharusnya ini dapat kita jadikan sebagai tujuan utama kita menuntut ilmu, yaitu kita mencari ilmu AGAR KITA DAPAT MENGAMALKANNYA; bukan hanya sekedar “koleksi” ilmu saja. namun tercermin dalam AMAL-AMAL KITA, baik amalan hati, lisan maupun anggota badan.

0 Response to "Mengolah Anugrah Ilmu"

Post a Comment

wdcfawqafwef